GETHUK SAMEN


https://www.google.co.id/search?q=masjid+tegal+sari&espv=2&biw=1440&bih=766&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0CAcQ_AUoAmoVChMIucCgpMmKyQIVCyOUCh0jJQDm#imgrc=NaF77a2Is5BRVM%3A

Di kecamatan Jetis ada salah satu desa yang terkenal dengan makanan gethuknya. Desa tersebut adalah Desa Samen, Kecanata Jetis, Kabupaten Ponorogo. 
Banyak orang yang menyebut makanan ini dengan “Gethuk Samen”. Makana ini terkenal karena ciri khasnya yang berbeda dengan gethuk yang lainnya yaitu diatas gethuk disiram dengan gula merah cair kemudian ditaburi dengan parutan kelapa. Makanan ini dapat kita jumpai di pasar-pasar tradisional. Menurut Bu Sumi yang sudah bertahun-tahun berjualan gethuk samen ini , banyak orang-orang yang menyukai makana ini. Beliau senang karena makana daerahnya ini banyak disukai orang dan dapat menjadi ciri khas daerah Ngasinan. Tapi, menurut Bu Sumi ada beberapa hambatan saat memproduksi gethuk ini yaitu ketika tidak musim singkong. Pada musim tersebut Bu Sumi merasa kesulitan mencari singkong. Sehingga harga singkong akan naik dan imbasnya akan kepedagang. Namun hal ini tidak menjadi halangan bagi konsumen terutama orang tua (lansia) yang menyukai makanan ini karena rasanya yang enak dan lembut sehingga mudah untuk dikunyah. Makanan ini layak menjadi makanan yang berpotensi untuk dikembangkan. Walaupun makanan ini terkesan ndeso, tetapi makanan ini tidak kalah dengan makanan modern yang sedang ngetren dikalangan anak muda. Makanan ini lebih sehat dan tanpa pengawet. Apalagi makanan ini makanan khas daerah yang perlu dilestarikan dan dikembangkan sehingga tidak hilang dimkan jaman.

Komentar

Postingan Populer